Teks Ulasan
🌸Pengertian teks ulasan
Teks ulasan adalah teks yang berisi
tinjauan suatu karya baik berupa film, buku, benda, dan lain sebagainya untuk
mengetahui kualitas, kelebihan dan kekurangan yang dimiliki karya tersebut.
🌸Struktur
🌸Struktur
OTER (O= Orientasi, T= Tafsiran, E=
Evaluasi, R= Rangkuman)
a)
Orientasi
Bagian ini berisi gambaran umum karya sastra yang akan
diulas. Gambaran umum tersebut dapat berupa karya atau benda yang dapat berupa
nama, kegunaan, dan sebagainya.
b)
Tafsiran
Bagian ini berisi pandangan penulis sendiri mengenai karya
atau benda yang diulas. Penafsiran dapat dilakukan setelah mengevalusi karya
atau benda tersebut. Pada bagian ini penulis biasanya membandingkan karya atau
benda tersebut dengan karya atau benda yang mirip atau menilai kekurangan dan
kelebihan karya yang diulas.
c)
Evalusi
Bagian ini penulis mengevaluasi karya, penampilan, dan
produksi. Bagian evalusi juga berisi gambaran tentang detail suatu karya atau
benda yang diulas. Hal ini bisa berupa bagian, ciri – ciri, dan kualitas karya
tersebut.
d)
Rangkuman
Pada bagian rangkuman, penulis memberikan ulasan akhir
yang berisi simpulan karya tersebut.
🌸Ciri kebahasaan teks ulasan
🌸Ciri kebahasaan teks ulasan
👉Kata sifat sikap adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan pelaku dalam penampilan fisik atau kepribadiannya. Cirinya tidak dapat divariasi dengan kata ingkar bukan dan dapat divariasi dengan kata ingkar tidak. Contoh : Ibu marah karena adik tidak pernah belajar.
👉Kata benda adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian. Ciri kata benda adalah tidak dapat diingkarkan dengan kata tidak.
Contoh : pohon jati di dekat rumah ibu daunnya sudah mulai meranggas.
👉Kata kerja adalah kata yang menyatakan perbuatan atau pekerjaan dari subjek. Cirinya tidak dapat bergabung dengan kata yang menyatakan kesangatan.
Contoh : adik menangis karena bonekanya hilang.
👉Metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.
Contoh : Andi harus menjadi tulang punggung di keluarganya karena hanya ia saja yang bisa bekerja.
3.
Contohnya
STRUKTUR
Struktur teks
|
teks
|
Orientasi
|
Novel
Selimut Debu merupakan novel yang mengisahkan perjalanan Agustinus Wibowo
untuk mencari keindahan negeri Afghanistan yang tersembunyi di balik
reruntuhan sisa perang yang terjadi selama bertahun tahun lamanya.
|
Tafsiran
|
Pada bagian awal novel ini menceritakan
mengenai Agustinus Wibowo yang tertarik untuk pergi ke Afghanistan setelah
melihat tayangan di televisi mengenai Patung Buddha raksasa yang berada di
Bamiyan, suatu daerah di Afghanistan. Perjalanan ke Afghanistan yang semula
hanya mimpi akhirnya dapat diwujudkan.
Pada bagian bagian berikutnya berisi
mengenai perjalanan yang tidak mudah dengan medan tidak rata dan penuh debu
di jalan jalan Afghanistan. Meskipun demikian, pemandangan indahnya pun tidak
akan membuat kecewa dan sekaligus menjadi pengobat rasa lelah setelah
perjalanan panjang menuju Afghanistan. Dalam perjalanan melihat
keindahan-keindahan di negeri Afghanistan ini Agustinus Wibowo mendapat
banyak pengalaman dan pengetahuan. Baik itu pengalaman yang baik maupun
pengalaman yang buruk. Ia juga mendapat banyak teman baru dari berbagai
negara yang kebetulan juga sedang menjelajah di Afghanistan.
|
Evaluasi
|
Novel yang diciptakan untuk menyampaikan
keindahan tersembunyi negeri Afghanistan ini menggunakan bahasa yang dapat
menarik pembaca dan membawa pembaca seakan akan mengalami sendiri perjanan
untuk menyibak keindahan tersembunyi dibalik reruntuhan Afghanistan. Saat
membaca novel ini pembaca mendapat banyak kejutan yang diberikan penulis dalam
setiap bagian cerita di dalamnya, juga dalam novel ini penulis menampilkan
keindahan kota kota di Afghanistan yang diselimuti dengan debu dan reruntuhan
bangunan.
Meskipun demikian buku ini termasuk bacaan
yang berat bagi pembaca karena dalam setiap bagiannya semua cerita yang
dicertakan hampir sama dan hanya sedikit yang menggambarkan keindahan yang di
cari dari Afghanistan.
|
Rangkuman
|
Yang menjadikan novel ini menarik dan
layak dibaca adalah semangat pantang menyerah untuk menggapai mimpi yang
mungkin terlihat mustahil untuk diwujudkan. Selain itu dalam novel ini
menyampaikan beberapa hal baik yang masih dapat terjadi walaupun di negeri
yang telah hancur, yaitu rasa kemanusiaan yang tinggi dan kehormatan yang
merupakan harta berharga yang tersisa dari tempat yang telah terselimuti
debu.
|
Comments
Post a Comment