BOLA BASKET dan TOLAK PELURU


BOLA BASKET
Tujuan : mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan.
Posisi utama dalam bermain basket
1.      Forward
Mencetak poin
2.      Defense
Menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan bola
3.      Playmarker
Menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan tim.
Induk organisasi : FIBA
Penemu : Dr. James Naismith (1891)
Aturan lapangan
1.      Standar NBA
28,5 x 15 meter
2.      Standar FIBA
26 x 14 meter
3.      Tiga buah lingkaran yang ada dalam lapangan memiliki jari – jari 1,80 meter
Jumlah pemain : 5 inti + 5 cadangan
Jumlah wasit : 2 (Referee dan Umpire)
Waktu
1.      NBA
4 x 12 menit
2.      FIBA
4 x 10 menit
3.      Istirahat 10 menit
4.      Jika skor sama harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Diantara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
Bola
·         Keliling : 75 – 78 cm
·         Massa : 600 – 650 gram
Papan pantul
ü  Panjang bagian luar 1,80 meter
ü  Lebar bagian luar 1,20 meter
ü  Panjang bagian dalam 0,59 meter
ü  Lebar bagian dalam 0,45 meter
ü  Jarak dari lantai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter
ü  Jarak papan pantul bawah sampai ring basket 0,30meter
ü  Panjang ring basket 0,40 meter

Teknik dasar
1.         Teknik memegang
Sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari – jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Badan condong ke depan, lutut rileks.
2.         Teknik menangkap bola
Terdiri dari dua macam : menangkap di atas kepala dan di depan dada
Bola dijemput telapak tangan dengan jari – jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola.
3.         Teknik mengoper bola
o   Over head pass
Dari atas kepala
o   Chest pass
Dari depan dada
o   Bounce pass
Memantul ke lantai
4.         Teknik dribbling bola
Memantul – mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan sambil lari. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi bertujuan untuk mengadakan serangan cepat ke daerah pertahanan lawan.
5.         Pivot
Suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.

6.         Shooting
Usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Cara melakukannya bisa menggunakan satu maupun dua tangan.
7.         Lay – up
Usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin.
Cara
·         Melangkah dua langkah
·         Setelah itu, lompat denga tumpuan  kaki kiri atau kanan.
·         Angkat lutut lalu tangan menembakkan bola tinggi dan pelan ke sudut kanan atas garis kotak papan pantul
Teknik permainan bola basket profesional
1.      Fade Away
2.      Hook Shoot
3.      Jump Shoot
4.      Crossover
5.      Slam dunk
Aturan permainan
1.      Bola dapat dilemparkan ke segala arah menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2.      Dilarang meninju bola
3.      Pelari tidak boleh berlari sambil membawa bola
4.      Pemain tidak boleh menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap kesalahn ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki bola lawan. Jika pelanggaran tersebut dilakukan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar dilarang ikut bermain sepanjang permainan.
5.      Apabila salah satu pihak melakukan pelanggaran berturut – turut (tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan), maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawan.
6.      Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang
7.      Dan lainnya.

TOLAK PELURU
Suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu peluru dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh – jauhnya.
Teknik dasar
1.      Teknik memegang peluru
o   Jari – jari di regangkan sementara jari kelingking agak ditekuk dan berada di samping peluru, sedang ibu jari dalam sikap sewajarnya.
Teknik ini biasanya dipakai untuk orang berjari kuat dan panjang.
o   Jari – jari agak rapat, ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru.
Teknik ini biasa dipakai oleh para juara.
o   Seperti cara nomor 2, hanya saja sikap jari – jari lebih direnggangkan lagi, sedangkan letak jari kelingking berada di belakang peluru.
Cocok untuk orang yang tangannya pendek dan jari – jarinya kecil. Tidak cocok untuk anak di bawah 9 tahun.
2.      Teknik meletakkan peluru di bahu
Peluru dipegang dengan salah satu cara di atas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peuru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping badan.
3.      Teknik menolak peluru
Peluru dipegang dengan tangan terkuat dan diletakkan di bahu dengan benar. Berdiri dengan sikap berdiri agak membungkuk ke belakang, tubuh diputar dan tangan mendorong dan melepas peluru ke arah lapangan.
Salah satu kaki ditempatkan di muka batas belakang lingkaran, kaki lainnya diletakkan di samping kiri selebar bdan segari dengan arah lemparan. Bersamaan dengan ayunan kaki ke depan, kaki belakang menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah lingkaran. Sewaktu kaki terkuat mendarat, badan dalam keadaan makin condong ke samping tangan pelempar. Bahu sisi tangan pelempar lebih rendah dari bahu lainnya. Lengan lainnya membantu mempelihara keseimbangan pada sikap semula.
4.      Cara menolakkan peluru
Dari sikap penolakan peluru, tanpa berhenti harus segera diikuti dengan gerakan menolak peluru. Jalannya dorongan atau tolakan pada peluru harus lurus satu garis. Sudut lemparan kurang dari 45 derajat.
5.      Sikap akhir
Sesudah menolak peluru, membuat gera lompatan untuk menukar kaki kiri ke kanan. Bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki kiri ditarik ke belakang demikian pula dengan lengan kiri untuk memelihara keseimbangan.
Hal yang harus dierhatikan
1.      Hal yang disarankan
o   Bawalah tungkai kaki kiri merendah
o   Menjaga agar badan bagin atas tetap rileks saat badan bagian awah bergerak
o   Dan lainnya.
2.      Hal ynag harus dihindari
o   Tidak memiliki keseimbangan
o   Mengangkat badan tinggi ketika melaukan luncuran
o   Mendarat dengan kaki kanan menghadap ke belakang
o   Mendarat dengan badan menghadap ke samping atau depan
o   Dan lainnya.
3.      Ketentuan diskualifikasi
o   Menyentuh tanah di luar lingkaran
o   Peluru berada di belakang kepala
o   Peluru jatuh di luar sektor lingkaran
o   Menginjak garis lingkar lapangan
o   Peserta gagal melempar 3 kali lemparan
o   Menggunakan dopping
Peralatan
1.      Rol meter
2.      Peluru
o  Senior putra 7,257 kg
o  Senior putri 4 kg
o  Junior putra 5 kg
o  Junior putri 3 kg
3.      Lapangan
·      Terbuat dari besi, baja, atau bahan lainnya yang cocok dilengkungkang.
·      Diameter bagian dalam lingkaran tolak 2,135 m
·      Balok penahan dibuat dari kayu atau bahan lainna yang sesuai dalam busur sehingga tepi dalam berhimpit dengan tepi dalam lingkaran tolak

Sumber : wikipedia

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Membuat Es Pisang Ijo (ENGLISH)

Teks Ulasan

4 STRUKTUR TEKS TANGGAPAN KRITIS