Identitas Nasional dan Jati Diri Bangsa

 Resume

        Konsep identitas nasional dibentuk oleh dua kata dasar, ialah “identitas”dan “nasional”. Kata identitas berasal dari kata “identity ” (Inggris) yang dalam Oxford Advanced Learner’s Dictionary berarti: (1) (C,U) who or whatsb/sth is; (2) (C,U) the characteristics, feelings or beliefs that distinguish people from others; (3) the state of feeling of being very similar to and ableto understand sb/sth. Dalam kamus maya Wikipedia dikatakan “identity is an umbrella term used throughout the  social sciences to describe a person'sconception and expression of their individuality or group affiliations (such asnational identity andcultural identity). Dalam Kamus Besar BahasaIndonesia (KBBI), identitas berarti ciri-ciri atau keadaan khusus seseorangatau jati diri.

Identitas nasional menunjuk pada ciri atau penanda yang dimiliki oleh seorang, pribadi, dan dapat pula kelompok. Penanda pribadi disini diwujudkan dalam bentuk identitas diri (kartu pelajar, ID card, kartu mahasiswa, dll).

Dalam konteks Pendidikan kewarganegaraan, identitas nasional lebih dekat dengan arti jati diri yakni ciri-ciri atau karakeristik, perasaan atau keyakinan tentang kebangsaan yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain. Apabila bangsa Indonesia memiliki identitas nasional maka bangsa lain akan dengan mudah mengenali dan mampu membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain.

Menurut sumber legal-formal, empat identitas nasional pertama meliputibendera, bahasa, dan lambang negara serta lagu kebangsaan dapatdiuraikan sebagai berikut.

1.     Bendera Negara Sang Merah Putih

Ketentuan tentang Bendera Negara diatur dalam UU No.24 Tahun 2009mulai Pasal 4 sampai Pasal 24.Bendera warna merah putih dikibarkan pertama kali pada tanggal 17Agustus 1945 namun telah ditunjukkan pada peristiwa Sumpah PemudaTahun 1928.

2.     Bahasa Negara Bahasa Indonesia

Ketentuan tentang Bahasa Negara diatur dalam Undang-undang No. 24Tahun 2009 mulai Pasal 25 sampai Pasal 45.Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara merupakan hasil kesepakatanpara pendiri NKRI. Bahasa Indonesia berasal dari rumpun bahasa Melayuyang dipergunakan sebagai bahasa pergaulan (lingua franca) dan kemudiandiangkat dan diikrarkan sebagai bahasa persatuan pada Kongres Pemuda IItanggal 28 Oktober 1928. Bangsa Indonesia sepakat bahwa bahasaIndonesia merupakan bahasa nasional sekaligus sebagai jati diri danidentitas nasional Indonesia.

3.     Lambang Negara Garuda Pancasila

Ketentuan tentang Lambang Negara diatur dalam Undang-Undang No. 24Tahun 2009 mulai Pasal 46 sampai Pasal 57.Garuda adalah burung khas Indonesia yang dijadikan lambang negara. Ditengah-tengah perisai burung Garuda terdapat sebuah garis hitam tebalyang melukiskan khatulistiwa.

4.     Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Ketentuan tentang Lagu kebangsaan Indonesia Raya diatur dalam UU No.24 Tahun 2009 mulai Pasal 58 sampai Pasal 64.Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan pertama kali dinyanyikan pada Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928. Lagu Indonesia Raya selanjutnya menjadi lagu kebangsaan yang diperdengarkan pada setiap upacara kenegaraan.

5.     Semboyan Negara Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mengandung makna juga bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang heterogen, tak ada negara atau bangsa lain yang menyamai Indonesia dengan keanekaragamannya, namun tetap berkeinginan untuk menjadi satu bangsa yaitu bangsa Indonesia

6.     Dasar Falsafah Negara Pancasila

Pancasila memiliki sebutan atau fungsi dan kedudukan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Pancasila berfungsi sebagai dasar negara,ideologi nasional, falsafah negara, pandangan hidup bangsa, way of life,dan banyak lagi fungsi Pancasila. Rakyat Indonesia menganggap bahwa Pancasila sangat penting karena keberadaannya dapat menjadi perekat bangsa, pemersatu bangsa, dan tentunya menjadi identitas nasional.

            Mengapa identitas nasional itu penting bagi sebuah negara-bangsa? Pada dasarnya, jawabannya hamper sama dengan pentingnya identitas bagi diri individu manusia. Pertama, agar bangsa Indonesia dikenal oleh bangsa lain. Apabila kita sudah dikenal oleh bangsa lain maka kita dapat melanjutkan perjuangan untuk mampu eksis sebagai bangsa sesuai dengan fitrahnya. Kedua, identitas nasional bagi sebuah negara-bangsa sangat penting bagi kelangsungan hidup negara-bangsa tersebut. Tidak mungkin negara dapat hidup sendiri sehingga dapat eksis. Setiap negara seperti halnya individu manusia tidak dapat hidup menyendiri. Setiap negara memiliki keterbatasan sehingga perlu bantuan/pertolongan negara/bangsa lain. Demikian pula bagi Indonesia, kita perlu memiliki identitas agar dikenal oleh bangsa lain untuk saling memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu, identitas nasional sangat penting untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan nasional negara-bangsaIndonesia

            Secara historis, identitas nasional Indonesia ditandai ketika munculnya kesadaran rakyat Indonesia sebagai bangsa yang sedang dijajah olehbangsa asing pada tahun 1908 yang dikenal dengan masa Kebangkitan Nasional (Bangsa). Pembentukan identitas nasional melalui pengembangan kebudayaan Indonesia telah dilakukan jauh sebelum kemerdekaan, yakni melalui kongres kebudayaan 1918 dan Kongres bahasa Indonesia I tahun 1938di Solo. Peristiwa-peristiwa yang terkait dengan kebudayaan dan kebahasaan melalui kongres telah memberikan pengaruh positif terhadap pembangunan jati diri dan atau identitas nasional.

Secara sosiologis, identitas nasional telah terbentuk dalam proses interaksi, komunikasi, dan persinggungan budaya secara alamiah baik melalui perjalanan panjang menuju Indonesia merdeka maupun melalui pembentukan intensif pasca kemerdekaan.

Secara politis, bentuk identitas nasional Indonesia menjadi penciri atau pembangun jati diri bangsa Indonesia yang meliputi bendera negara Sang Merah Putih, bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional atau bahasa negara, lambang negara Garuda Pancasila, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Es Pisang Ijo (ENGLISH)

Teks Ulasan

4 STRUKTUR TEKS TANGGAPAN KRITIS