Ketahanan Nasional
Resume
Ketahanan Nasional
pastinya mempunyai rumusan
dengan pengertian yang
baku dalam upayanya menghadapi dinamika perkembangan dunia dari masa ke
masa. Kepastian itu menjadi keharusan karena dipakai sebagai titik dasar atau
titik tolak untuk gerak implemetasi/penerapan di dalam hidup dan kehidupan
masyarakat berbangsa dan bernegara.
Pengertian baku Ketahanan
Nasional bangsa Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi
segenapaspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan
ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, dalam
menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan
baik yang datang
dari luar maupun
dari dalam untuk
menjamin identitas , integritas,
kelangsungan hidup bangsa
dan negara serta
perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.
Ketahanan nasional
diperlukan bukan hanya sebagai konsepsi politik saja melainkan sebagai
kebutuhan yang diperlukan dalam menunjang keberhasilan tugas pokok
pemerintahan, seperti: tegaknya hukum dan ketertiban (law and order),
terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran (welfare and prosperity),
terselenggaranya pertahanan dan keamanan (defence and security), terwujudnya
keadilan hukum dan keadilan sosial (juridical justice and social justice),
serta terdapatnya kesempatan rakyat untuk mengaktualisasikan diri (freedom of
the people) (Wahyono, 1996).
Asas Ketahanan Nasional
Indonesia adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan
Pancasila, UUD 1945 dan Wawasan Nasional yang terdiri dari :
-
Asas Kesejahteraan dan Keamanan.
Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan
merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial, baik sebagai perorangan
maupun kelompok dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
-
Asas komprehensif intergral atau
menyeluruh terpadu. Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan
bangsa secara utuh menyeluruh dan terpadu dalam bentuk perwujudan persatuan dan
perpaduan yang seimbang, serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
-
Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar.
Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa
yang saling berinteraksi
-
Asas kekeluargaan. Asas kekeluargaan
mengandung keadilan, kearifan, kebersamaan, kesamaan, gotong-royong, tenggang
rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Ketahanan nasional memiliki sifat yang terbentuk dari
nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu :
-
Mandiri.
Ketahanan nasional bersifat
percaya pada kemampuan
dan kekuatan sendiri dengan
keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah serta
bertumpu pada identitas , integritas dan kepribadian bangsa.
-
Dinamis. Ketahanan nasional tidaklah tetap
melainkan dapat meningkat dan atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi
bangsa dan negara serta kondisi lingkungan
strategisnya.
-
Wibawa. Keberhasilan pembinaan ketahanan
nasional Indonesia secara berlanjut dan
berkesinambungan akan meningkatkan
kemampuan dan kekuatan
bangsa yang dapat menjadi faktor yang diperhatikan pihak lain.
-
Konsultasi dan kerjasama. Konsepsi
ketahanan nasional Indonesia tidak mengutamakan
sikap konfrontatif dan
antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik
semata tetapi lebih pada sikap konsultatif dan kerjasama serta saling
menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.
Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan
ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial
budaya dan pertahanan keamanan, sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang
harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara dalam wadah
NKRI yang dilandasi oleh
landasan idiil Pancasila, landasan konstitusional UUD 1945, dan landasan
visional Wawasan Nasional. Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional
diperlukan kesadaran setiap warga Negara Indonesia, yaitu:
-
Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam
bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak
mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional
dalam rangka menghadapi segala ancaman,
gangguan, tantangan dan
hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam,
untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup
bangsa dan negara
serta perjuangan mencapai
tujuan nasional.
-
Sadar dan peduli terhadap
pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial
budaya dan pertahanan keamanan, sehingga setiap warga Negara Indonesia baik
secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut, karena
bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Hal
itu tercermin akan adanya kesadaran bela
negara dan cinta tanah air.
Apabila
setiap warga negara
Indonesia memiliki semangat
perjuangan bangsa dan sadar serta
peduli terhadap pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara serta dapat mengeliminir pengaruh-pengaruh tersebut, maka akan
tercermin keberhasilan ketahanan nasional Indonesia. Untuk mewujudkan ketahanan
nasional diperlukan suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut
Politik dan Strategi Nasional (Polstranas).
Comments
Post a Comment